Thursday, July 21, 2016

MACAM-MACAM JENIS “HEADSET” DAN KARAKTERNYA






Kalau mau mendengarkan musik, kamu biasanya butuh alat yang namanya headset. Dengan alat ini, kamu bisa mendengarkan musik tanpa harus terganggu oleh kebisingan dunia luar. Tetapi, tahukah kamu headsetsebetulnya adalah istilah yang salah untuk menyebut benda kecil yang digunakan untuk mendengarkan sesuatu tanpa terdengar oleh orang lain?
Berdasarkan dari kamus Merriam-Webster, benda yang kita maksud tersebut secara umum disebut dengan earphone.Orang Indonesia biasanya secara umum menyebut benda tersebut sebagai headset, meski pada kenyataannya headsetmengacu kepada headphone yang dilengkapi dengan mikrofon. Sementara, istilah yang betul untuk menyebut perangkat kecil yang digunakan untuk mendengarkan sesuatu (yang kalau sekarang biasanya disertakan dalam paket penjualansmartphone) itu adalah earbud.
via bostonglobe.com
Ini, baru headset .via bostonglobe.com

Earphone? Earbud? Headphone? Beberapa dari kamu mungkin bingung, apa bedanya istilah-istilah tersebut. Mari simak penjelasan berikut tentang macam-macam jenis “headset“:

Earphone

Earphone disebut sebelumnya sebagai istilah umum untuk menyebut semua jenis perangkat kecil yang digunakan untuk mendengarkan sesuatu. Tetapi di sini penulis lebih menspesifikan earphone kepada perangkat kecil yang diletakan di lubang telinga atau dimasukan ke dalam lubang telinga.
Terdapat dua jenis earphone, yang mana keduanya memiliki karakter suara yang cenderung berbeda. Dua jenis earphonetersebut adalah earbud dan in-ear monitoring atau biasa disebut IEM.

Earbud

Earbud ini adalah perangkat standar yang biasa digunakan orang-orang untuk mendengarkan musik. Salah satu alasan orang-orang memilih perangkat yang satu ini adalah karena tingkat mobilitasnya yang tinggi (ukurannya kecil, mudah dilipat, mudah disimpan).
via kidshealth.org

via kidshealth.org
Earbud memiliki karakter yang cenderung menghasilkan suara yang lebih lebar dan terbuka, karena bentuk dan cara pemakaiannya yang berada di luar lubang telinga. Meski begitu, harus diingat juga bahwa setiap merek dan tipe earbudmemiliki ciri khas karakter suara yang berbeda-beda (misal ada yang bass-nya kuat atau treble-nya kuat).
Earbud sendiri memiliki sub-kategori lagi yaitu handsfree dan earpod. Handsfree, adalah jenis earbud yang memiliki mikrofon. Biasanya handsfree disertakan dalam paket penjualan smartphoneSementara earpod adalah istilah yang digunakan untuk menyebut earbud keluaran apple yang disertakan dalam pemutar musik digital iPodNama ini mungkin diberikan untuk earbud milik iPod karena bentuknya yang unik dan berbeda dari kebanyakan earbud.
 via plimbi.com

Handsfree milik Sony Ericsson terdahulu. via plimbi.com
 

Earpod milik iPod.via funkyspacemonkey.com

IEM

Jenis earphone lainnya adalah IEM atau In-Ear Monitoring. Berbeda dengan earbud, IEM digunakan dengan cara memasukan perangkat tersebut ke dalam lubang telinga. IEM memiliki karakter yang cenderung sempit dan tertutup, tetapi beberapa merek IEM juga mampu menghasilkan suara serasa panggung megah meski cara pemakaiannya sama.
Selain karena tingkat mobilitasnya yang tinggi, IEM enak digunakan karena isolasi suara yang dihasilkan; sehingga pendengar bisa menikmati musik dengan lebih fokus, tanpa harus terganggu dari suara luar.
Tapi kamu harus hati-hati ya kalau menggunakan IEM ini, terutama kalau kamu sedang menyebrang. Karena beberapa merek IEM mampu mengasilkan isolasi suara yang sangat baik hingga kamu tidak dapat mendengar suara bising dunia luar.
 In Ear Monitoring. via geardiary.com

In Ear Monitoring. via geardiary.com

Headphone

Untuk jenis yang ini, mungkin kamu suka lihat digunakan oleh para musisi yang sedang melakukan rekaman. Headphonememiliki ciri-khas ukurannya yang cenderung besar, dan cukup sulit untuk dibawa kemana-mana.
Headphone sendiri memiliki sub-kategori lagi, yaitu on-ear headphone dan over-ear headphone atau full-size headphone. Headphone secara umum memiliki karakter yang bisa dibilang gabungan dari IEM dan Earbud, dalam artian dapat menghasilkan suara yang luas, dengan isolasi suara dunia luar yang cukup kuat.
Headphone yang jenis on-ear memiliki ukuran yang hampir sama besar dengan daun telinga, sehingga bantalan headphone akan duduk tepat di sekitar daun telinga. Walaupun pada dasarnya tergantung jenis dan merek, namun terkadang jenis on-ear headphone ini kurang nyaman bila digunakan dalam waktu yang lama. Headphone jenis ini juga cenderung memiliki tingkat isolasi yang rendah dan mobilitas yang lebih tinggi dari yang jenis over-ear (karena ukurannya yang lebih kecil).
 On Ear Headphone. via amazon.com

On Ear Headphone. via amazon.com
Jenis headphone berikutnya adalah jenis over-ear. Jenis yang satu ini memiliki ciri-khas, yaitu berukuran cenderung besar dengan bantalan headphone yang duduk di sekitar daun telinga. Efeknya, headphone jenis ini mampu memberikan tingkat isolasi yang tinggi.
Meski sulit untuk dibawa kemana-mana, beberapa over-ear headphone menjadi favorit karena bisa memberi pengalaman mendengarkan musik layaknya menonton konser secara langsung.

Headphone over-ear .via head-fi.org
Headphone over-ear .via head-fi.org

Headset

Yang terakhir ada headset. Istilah headset sering salah digunakan oleh orang Indonesia yang menggunakan istilahnya untuk merujuk kepada earbud. Padahal kenyataannya headset tidaklah sekecil earbudHeadset bisa dibilang lebih menyerupai headphone dengan mikrofon.
Headset sendiri populer digunakan oleh para professional gamers. Selain untuk mendengar suara video game secara detil, para gamers butuh mikrofon pada headset untuk berkomunikasi dengan rekan satu timnya.
 Headset yang digunakan professional gamers. via gosugamers.com
Headset yang digunakan professional gamers. via gosugamers.com
Headset yang digunakan professional gamers. via gosugamers.com
Maka dari itu beberapa brand mengeluarkan headset khusus gaming. Beberapa fitur yang brand tersebut tawarkan antara lain: kualitas suara yang baik untuk bermain video game, tingkat isolasi suara dunia luar yang tinggi, dan mikrofon yang baik dalam menerima suara.

Jadi, sekarang sudah bisa bedakan mana earphone, mana headphone, dan mana headset kan. Awal-awal mungkin kamu bakal masih suka tertukar dengan istilah tersebut, tetapi lama-kelamaan pasti terbiasa. Yang pasti dengan adanya artikel ini, kalau suatu saat kamu ke toko peralatan audio, jadi bisa tahu deh apa yang kamu cari.
source : http://www.nyoozee.com/tekno/macam-macam-jenis-headset-dan-karakternya/

Headset

Headset adalah gabungan antara headphone dan mikrofon. Alat ini biasanya digunakan untuk mendengarkan suara dan berbicara dengan perangkat komunikasi atau komputer, misalnya untuk VoIP. Teknologi headset sudah merambah ke dunia komunikasi, khususnya teknologi telepon selular.

Cara Kerja
cara kerja dari headset adalah menggunakan frekuensi listrik yang dirubah menjadi gelombang suara hertz yang dapat didengarkan oleh telinga kita

Sejarah
Headset diciptakan pertama kali pada tahun 1910 oleh Nathaniel Baldwin, mahasiswa Universitas Stanford. Namun penemuannya ini tidak langsung menjadi perhatian publik, karena seperti layaknya penemu-penemu pada zaman itu, Baldwin tidak berminat untuk memproduksi temuannya secara massal.

Perkembangan
Pada Perang Dunia Iangkatan laut Amerika mengetahui penemuan Baldwin dan memproduksi 100 headset untuk keperluan perang. Semenjak itulah masyarakat mulai sadar dengan teknologi ini, bahkan pada 1961 headset dipakai dalam kokpit pesawat terbang. Para pilot menyukainya karena headset ini ringan dan nyaman dipakai. Headset pertama kali digunakan untuk pesawat telepon pada tahun 1970. Pada awal 2000, bersamaan dengan berkembangnya telepon selular, headset jenis nirkabel berbasis teknologiBluetooth mulai populer dipakai.

source : https://id.wikipedia.org/wiki/Headset